Di Sudut Kemiskinan…

Di sudut kemiskinan…

Hari ini aku melihat sahabatku menahan derai tangisnya melihat kepergian ibunda tercinta. Kepergian yang semakin dipaksa dengan kehampaan harta tuk berobat. Pikirnya mana ada rumah sakit yang sudi melihat orang miskin mengotori lantainya tanpa membayar sepeserpun fasilitas? Yah… sahabatku, itulah Indonesia negeri kita, negeri ‘makmur’ yang Melarang Orang Miskin Untuk Sakit. Mungkin pikir pemerintah yang boleh sakit hanyalah orang berduit, yang mampu membayar biaya pengobatan yang setinggi langit. Padahal hidup itu milik semua orang, tanpa terkecuali miskin atau kaya. Tapi diskriminasi pemerintah membunuh orang miskin perlahan-lahan.

Di sudut kemiskinan…

Hidup berkawan panas yang menerobos celah-celah gubuk, bersahabat dengan air hujan yang merembes tak terkendali menjadikan mereka kebal akan segala jenis jijik yang pernah kita bayangkan. Suatu menjijikkan bagi kita, bagi mereka hanyalah kawan yang disambut dengan kemiskinan mereka. Begitu nyamankah kita tidur di kasur empuk sehingga sekelebatpun kita tak pernah mencoba menyelami ‘kenikmatan’ hidup mereka?mungkin iya…

Di sudut kemiskinan…

Apakah ini takdir? Kenapa harus ada takdir yang membuat seorang anak gantung diri hanya karena tidak dapat membayar SPP yang hanya 5000 rupiah? Kenapa harus ada takdir yang membuat seorang bayi dijual ibunya sendiri setelah dilahirkan, bukankah anak adalah anugerah? Kenapa harus ada takdir yang membuat jutaan warga yang cerdas tak dapat bersekolah? Sedangkan di sini, kaum konglomerat dapat bersekolah dengan santainya hingga tiap malam dapat berkunjung ke pub.

Apakah kemiskinan itu ketidakadilan? Ketidakadilan dari siapa?

Iklan

1 Response to “Di Sudut Kemiskinan…”


  1. 1 desmeli April 23, 2008 pukul 2:02 am

    benar mas, di negara kita ini sangat kontras sekali antara si miskin dan si kaya…entah dimana yang salah? sekarang zamannya hukum rimba, siapa lemah dia kalah 😀

    semoga Indonesia menjadi lebih baik lagi di tangan para pemimpin yang amanah 😀

    doakan saja mas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Today’s Word

“Satu hal dari masa lalu adalah TIDAK MUNGKIN KITA RUBAH. Maka, adalah suatu kebaikan saat kita menyadari kesalahan kita di masa lalu untuk menjadikannya pelajaran berharga di masa depan."

About ZLF

M. Zulfi Ifani, usually called Zulfi, or Fani (my childhood name). A Student of Communication Department of Gadjah Mada Univ, Yogyakarta.
I also interested so much on learning, learning anything which could make me enjoy. But,my most interesting subjects now are Sport (Esp. Soccer),Organization, Politics, Computer and also BLOG.

Wanna Chat With Me?



ID YM : sk83r_z63

My Archive

Thanks for The Visitors

  • 41,191 visitors

Supported Banners


KapanLagi.com Image Hosting



Mau dapat domain .co.cc? Gratis !! Klik aja..

Free Domain

%d blogger menyukai ini: