Liga Inggris, Liga Paling Oke Di Eropa

Prestasi klub Inggris dua tahun terakhir ini di Liga Champion sangatlah fenomenal. Di tengah kesedihan publik inggris akan kegagalan timnasnya menembus Piala Eropa 2008, klub-klubnya mampu memberikan sedikit obat penenang atas dominasinya terhadap liga lain dalam Liga Champion, kejuaraaan tertinggi antar klub se-Eropa.

Apakah fenomena ini menjelaskan kualitas Liga Inggris yang kini lebih superior dibanding liga lainnya di Eropa? Pernyataan ini perlu diperdebatkan. Namun, menurut hemat saya hal ini cukup beralasan, bahwa Liga Inggris memang sedang menikmati puncak kejayaannya. Ini dapat terlihat dalam paling tidak tiga asumsi yang saya temukan: Pertama, tak dapat dipungkiri lagi munculnya para investor multi-miliuner beberapa tahun terakhir menyemarakkkan peta persaingan transfer pemain, hingga tak mengherankan bila kini klub-klub Inggris merajai fase transfer window. Chelsea dengan Abramovich misalnya, mampu menyulap diri dari klub yang biasa-biasa saja menjadi macan kompetisi, baik lokal maupun Eropa, dengan mendatangkan belasan pemain berlabel bintang. Fenomena Chelsea dan mega-transfernya inilah yang kini kembali ditiru oleh investor-investor lain.

Kedua, dengan dukungan dana yang seakan-akan unlimited tadi jelas memudahkan proses transfer pemain bintang. Lihatlah bagaimana semaraknya Liga Inggris saat ini dengan kehadiran Fernando Torres, Michael Essien, Florent Malouda dan Michael Ballack yang berlabel bintang kelas wahid di liga asalnya. Transfer bintang tersebut tidak berhenti dengan sekedar mendatangkan pemain bintang, namun juga menghidupkan aroma persaingan ketat antar klub untuk terus mengembangkan diri dengan menghadirkan pemain berkualitas. Hingga dapat kita lihat saat ini, serunya persaingan tak hanya terjadi pada Big Four, namun juga terjadi pada klub papan tengah (seperti Manchester City, Everton, Porstmouh, Tottenham, Newcastle, dll).

Ketiga, iklim kompetisi yang amat ketat pun dibarengi dengan jaminan keamanan yang solid. Lihatlah bagaimana dekatnya jarak antar lapangan permainan dengan tribun penonton, namun penonton tetap kooperatif dengan menghindari tindakan anarkis. Amat kontras dengan keadaan Liga Spanyol yang rentan kasus rasisme, atau Liga Italia yang seringkali memakan korban jiwa pada partai-partai ‘panas’.

Jika akhir-akhir ini para pemirsa televisi di dunia semakin menggemari Liga Inggris ketimbang liga lain. Mengutip teori Uses and Gratification dalam dunia komunikasi, maka itu adalah kewajaran mengingat pemirsa akan cenderung memilih sesuatu yang berkualitas (menurut mereka). Dan Liga Inggris saat ini memang sangat nyaman untuk dinikmati. pemain bintang yang bertaburan, taktik yang amat variatif dari pelatih-pelatih yang multinasional hingga ketatnya iklim kompetisi makin mengokohkan asumsi akan superiornya kualitas Liga Inggris. Kualitas yang mampu menggetarkan seantero Eropa, bahkan dunia sekalipun.

Note:

Saya hanya dapat berdoa semoga Liga Indonesia dapat meniru kesuksesan Liga Inggris untuk terus mengembangkan diri. Amien..

Iklan

4 Responses to “Liga Inggris, Liga Paling Oke Di Eropa”


  1. 1 ocha April 29, 2008 pukul 12:21 pm

    well, saya setuju. Liga Inggris emang memiliki iklim kompetisi yang baik, bertaburan pemain bintang, sampe datangnya investor2 asing dari luar. cuma yahh sayangnya…. timnas nya keok di Eropa. kalau seperti itu, salahnya dimana??? hikzz nonton Euro tanpa Inggris 😥

  2. 2 Alfian April 29, 2008 pukul 6:29 pm

    betul mas. liga inggris paling yahud…

  3. 3 supri x Mei 11, 2008 pukul 3:05 pm

    Liga Inggris memang liga terbaik di Eropa bahkan di dunia untuk saat ini lihatlah perebutan gelar diperebutkan sampai pekan terakhir. Yang sangat disayangkan pemain yang mendukung klub top Inggris (seperti MU, Chelsea, Liverpol, Arsenal) bukan orang Inggris. Lebih tragis lagi itu membuat kekuatan timnas Inggiris jeblok bahkan tidak lolos UERO 2000. Suatu hal yang unik liga terbaik negara ter……?
    Julukan yang tepat untuk liga Inggris adalah liga terbaik untuk mencetak pemain asing terbaik.

    Yg jelas sekarang emang yahud liga inggris. Emang sih pemain muda inggris jadi tersisih. kalo dulu MU, Liverpool dan West Ham bagus pembinaan pemain mudanya. Sekarang merosot jauh…. sedih…

  4. 4 anis fahrunisa Agustus 2, 2008 pukul 11:31 am

    Jangan gitu dong…Liga Itali juga bagus! Walaupun kemaren-kemaren kena skandal calciopoli…tapi buatku tetap enak dotonton. Bravo la vechia signora! hehehe…

    Hoho, sama,Pak. Saya fans JUVENTUS garis keras. Hehe
    Tapi, bukan berarti saya jadi subyektif. Secara rela & obyektif pula, saya harus mengakui kalau Liga Inggris sekarang memang telah mencapai level tertinggi dalam persepakbolaan dunia.

    Hidup JUVENTUS !! *halah*


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Today’s Word

“Satu hal dari masa lalu adalah TIDAK MUNGKIN KITA RUBAH. Maka, adalah suatu kebaikan saat kita menyadari kesalahan kita di masa lalu untuk menjadikannya pelajaran berharga di masa depan."

About ZLF

M. Zulfi Ifani, usually called Zulfi, or Fani (my childhood name). A Student of Communication Department of Gadjah Mada Univ, Yogyakarta.
I also interested so much on learning, learning anything which could make me enjoy. But,my most interesting subjects now are Sport (Esp. Soccer),Organization, Politics, Computer and also BLOG.

Wanna Chat With Me?



ID YM : sk83r_z63

My Archive

Thanks for The Visitors

  • 41,191 visitors

Supported Banners


KapanLagi.com Image Hosting



Mau dapat domain .co.cc? Gratis !! Klik aja..

Free Domain

%d blogger menyukai ini: