Senyum Seorang Perempuan

Hubungan antar lawan jenis memang menarik untuk terus dikaji. Apalagi pada tingkatan umur remaja dan masa muda, pembicaraan seperti ini dijamin tak akan pernah habis meski dibicarakan siang-malam tanpa henti. Serius!

Oleh karena itu, salah satu ustadz paling favorit di SMAku dahulu adalah Ustadz Restu Sugiharto. Ustadz yang kini telah masyhur di Ibukota dengan konsep Manajemen Cinta-nya dahulu banyak diminati karena tema cinta yang beliau angkat. Saking asyiknya, bahkan diriku sempat beberapa kali berkonsultasi langsung dengan beliau.

Nah, salah satu kajian beliau yang cukup nyantol di kepalaku hingga saat ini adalah tentang SENYUMAN, senyuman seorang perempuan tepatnya. Senyuman tersebut menurut Ustadz Restu menarik untuk dibahas karena multitafsir dan juga BERBAHAYA. Oleh karena, itu perlu adanya tafsir khusus. Menurut Ustadz Restu pula, paling tidak ada tiga tafsiran senyuman seorang perempuan pada seorang laki-laki.

Yang pertama, senyum karena ketertarikan. Dia menggunakan senyuman untuk menunjukkan ketertarikannya padamu dan kemudian ingin mengambil perhatianmu. Sekaligus pula, ingin agar dirimu membalas senyumannya dengan perhatian. Yah, siapapun tahu kalau perempuan memang ingin diperhatikan (selain ingin dimengerti).

Sedang, tafsir kedua yaitu senyum karena aneh melihat sikapmu. Iya, dia tersenyum karena melihat dirimu yang aneh atau bahkan lucu (untuk tidak mengatakan malu-maluin). Sebenarnya (mungkin) dia ingin tertawa, namun tak tega, sehingga cukup dengan senyuman. Tafsiran ini cukup mengenaskan, tapi kalau dipikir-pikir lebih lanjut, kita boleh bersyukur karena ternyata ada juga yang perhatian dengan kita. Betul?

Tafsir terakhir, tafsir ketiga, tafsir yang paling mengenaskan. Berupa senyum yang terpaksa.. Sebenarnya dia tak ingin tersenyum pada kita, entah karena memang tak ada feel atau bahkan karena antipasti. Namun, apa boleh buat demi kesopanan, senyum tersebut harus tersembul untuk membalas kita. Percaya ndak percaya, senyuman model ini sering terjadi.

********

Sebagai seorang laki-laki, mungkin semua model senyuman itu pernah kita dapatkan. Seringkali bahagia, namun tak jarang pula kecewa yang hadir. Apapun itu, kita patut bersyukur kepada Allah atas semua pengalaman hidup ini.

Iklan

4 Responses to “Senyum Seorang Perempuan”


  1. 1 zamilionaire Oktober 11, 2008 pukul 9:43 am

    wa’alaikmslm mas
    iya lam knl juga
    wah postinagnnya bagus nih
    pertama kali mz dhimas melihat saya ya senyuman saya itu..
    jadi malu.. πŸ™‚

    Ini pengalaman pribadi ya? Berarti senyuman Za berhasil menipu satu orang…. wekeke…
    Lumayan lah….

  2. 2 Indah Oktober 12, 2008 pukul 2:13 am

    Saya kirimkan senyum untuk anda πŸ™‚
    salam kenal

  3. 3 hanggadamai Oktober 14, 2008 pukul 1:56 am

    diriku insyaAllah akan senyum selalu buat mas zulfi dengan ikhlas πŸ™‚

    Haik… haik… ARIGATO buat senyumannya!! πŸ˜€


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Today’s Word

β€œSatu hal dari masa lalu adalah TIDAK MUNGKIN KITA RUBAH. Maka, adalah suatu kebaikan saat kita menyadari kesalahan kita di masa lalu untuk menjadikannya pelajaran berharga di masa depan."

About ZLF

M. Zulfi Ifani, usually called Zulfi, or Fani (my childhood name). A Student of Communication Department of Gadjah Mada Univ, Yogyakarta.
I also interested so much on learning, learning anything which could make me enjoy. But,my most interesting subjects now are Sport (Esp. Soccer),Organization, Politics, Computer and also BLOG.

Wanna Chat With Me?



ID YM : sk83r_z63

My Archive

Thanks for The Visitors

  • 40,889 visitors

Supported Banners


KapanLagi.com Image Hosting



Mau dapat domain .co.cc? Gratis !! Klik aja..

Free Domain

%d blogger menyukai ini: